5 Manfaat dari Apel Untuk Kesehatan

Apel tidak hanya renyah, manis, dan memuaskan. Sebagai bagian dari diet pintar, apel juga dapat membantu melindungi terhadap penyakit serius, termasuk penyakit jantung, diabetes, kanker dan banyak lagi. Anggap saja apel menjadi senjata rahasia Anda untuk hidup sehat.

Anda sudah sering sekali mendengar ungkapan: “Satu apel sehari membuat dokter menjauh.” Ternyata ada lebih banyak kebenaran daripada yang mungkin Anda pikirkan. Penelitian menunjukkan apel memiliki manfaat kesehatan yang kuat, terutama ketika melawan penyakit kronis yang membunuh jutaan orang setiap tahun. Berikut ini daftar singkat tentang bagaimana makan lebih banyak apel dapat membantu Anda tetap sehat, bersama dengan beberapa cara apel-licik untuk menambahkannya ke makanan Anda.

5 Manfaat dari Apel Untuk Kesehatan

Tip: Untuk mendapatkan nutrisi paling banyak, nikmati buah utuh — baik daging maupun kulit. Selain menggunakan apel dalam masakan panggang dan panggang favorit Anda, pastikan untuk memakannya segar: antioksidan penting dapat hilang dalam proses memasak.

1. Melindungi Jantung Anda

Beberapa penelitian menunjukkan apel baik untuk ticker Anda — dalam berbagai cara. Kandungan seratnya yang tinggi telah terbukti membantu meningkatkan kadar kolesterol (menurunkan kolesterol jahat LDL dan meningkatkan kolesterol HDL yang baik), menurut para peneliti dari Florida State University. Tinjauan data dari tiga studi besar juga menemukan bahwa orang yang mengonsumsi buah utuh — termasuk apel — cenderung tidak mengalami tekanan darah tinggi. Dan Women’s Health Study menunjukkan bahwa wanita yang makan apel selama periode penelitian tujuh tahun memiliki hingga 22 persen penurunan risiko penyakit jantung. Akhirnya, sebuah penelitian di Belanda menemukan bahwa makan apel dan pir dikaitkan dengan 52 persen risiko stroke yang lebih rendah – berkat seratnya yang tinggi dan flavonoid yang disebut quercetin.

2. Meningkatkan Kesehatan Otak

Sekelompok empat studi besar yang dipresentasikan pada Konferensi Internasional Asosiasi Alzheimer pada 2017 menambah bukti bahwa memakan pola makan nabati dapat membantu mencegah demensia. Dalam salah satu penelitian, peneliti Swedia yang mengikuti 2.000 orang selama enam tahun menemukan bahwa mereka yang terjebak pada diet yang disebut Pola Makan Prudent Nordic (NPDP) memiliki fungsi kognitif yang lebih baik daripada orang yang mengonsumsi lebih banyak makanan berlemak dan olahan. Di antara hal-hal lain, NPDP panggilan untuk makan banyak sayuran non-root, ditambah pir, persik dan-Anda menebaknya-apel.

Dalam penelitian lain, orang dewasa yang lebih sehat yang mengikuti diet Mediterania atau MIND – keduanya menekankan makan buah dan sayuran segar – menurunkan risiko demensia hingga 30 hingga 35 persen. Semakin lama mereka mengikuti diet, semakin baik fungsi kognitif mereka. Para ahli menunjukkan bahwa penelitian lebih lanjut diperlukan, tetapi hasilnya terlihat menjanjikan.

3. Membantu Anda Menurunkan Berat Badan

Satu apel menengah dapat membantu Anda mengisi kurang dari 100 kalori — sehingga tidak mengherankan jika apel dapat membantu menurunkan berat badan. Ternyata itu adalah bentuk apel apa yang Anda makan yang diperhitungkan. Dalam sebuah penelitian, orang-orang yang makan irisan apel sebelum makan merasa lebih kenyang dan lebih puas daripada orang-orang yang memiliki saus apel, jus apel, atau tidak ada apel sama sekali. Penelitian yang sama juga menemukan bahwa memulai makan dengan irisan apel membantu orang makan rata-rata 200 kalori lebih sedikit dibandingkan dengan mereka yang melewatkan irisan apel.

Apel jenis apa yang Anda makan dapat membuat perbedaan juga. Satu penelitian hewan yang menarik yang diterbitkan dalam Food Chemistry menunjukkan bahwa apel Granny Smith memiliki lebih sedikit karbohidrat dan lebih banyak senyawa yang tidak dapat dicerna — termasuk serat penuh rasa — dibandingkan dengan McIntosh, Golden Delicious, dan varietas umum lainnya. Senyawa ini juga membantu memberi makan bakteri usus yang sehat, berpotensi menurunkan risiko masalah terkait obesitas.

4. Menurunkan Risiko Diabetes Tipe 2 Anda

Angka-angka berbicara sendiri. Dalam sebuah penelitian terhadap lebih dari 38.000 wanita sehat, mereka yang mengonsumsi satu apel atau lebih dalam sehari memiliki risiko 28 persen lebih rendah terkena diabetes tipe 2 daripada pemakan non-apel. Dan dalam tinjauan data dari lebih dari 187.000 orang yang terlibat dalam tiga studi jangka panjang, para peneliti Harvard menemukan bahwa orang yang makan setidaknya dua porsi satu minggu blueberry, anggur dan — yup — apel menurunkan risiko diabetes mereka sebesar 23 persen, dibandingkan kepada orang-orang yang memiliki satu porsi atau kurang sebulan. Para ahli mengatakan serat buah membantu menstabilkan gula darah. Flavonoid, sejenis antioksidan, juga memainkan peran penting.

5. Perkelahian Kanker

Apel peringkat kedua setelah berry dalam antioksidan, menjadikannya superhero ketika melawan kanker. Bahkan, analisis beberapa studi di Italia menemukan bahwa makan satu atau lebih apel dalam sehari membantu menurunkan risiko kanker kolorektal lebih dari makan buah lain. Penelitian lain pada manusia menemukan bahwa makan apel dapat membantu mencegah kanker paru-paru dan prostat. Jangan membuang kulitnya — di situlah sebagian besar antioksidan pencegah kanker ditemukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *