Bersama Go-Jek Untuk Tambah Masa Pajak

Bersama Go-Jek Untuk Tambah Masa Pajak

Tax Consultant Jakarta – Rencana Kemenkeu untuk menggandeng perusahaan transportasi online terkemuka di Indonesia, Go-Jek sebagai salah satu agen pajak dinilai sebagai hal yang unik dan baru. Kerja sama ini nantinya diharapkan bisa meningkatkan jumlah masa pajak baru.

Go-Jek bermula sebagai salah satu perusahaan start up yang makin lama makin tumbuh berkembang. Jumlah kemitraan atau merchant untuk berbagai layanan online tersebut bahkan telah mencapai lebih dari 100 ribu-an. Meskipun demikian mitra pengemudinya kurang lebih mencapai 250ribu.

Menteri keuangan Indonesia, Sri Mulyani mengungkapkan jika pihaknya ingin kerja sama tersebut menguntungkan juga bagi pihak Go-Jek, setidaknya seluruh mitra Go-Jek bisa memiliki NPWP dengan mudah. Selanjutnya, Go-Jek diharapkan dapat membantu warga dalam melaporkan SPT Tahunan mereka.

“Go-Jek bukan bekerja sebagai agen pembuatan NPWP melainkan berperan selaku fasilitator yang memfasilitasi mitranya dalam pembuatan NPWP dan SPT pajak supaya lebih mudah serta simple” Ujar Sri mulyani.

Beliau menambahkan, pihaknya akan membantu mendengarkan masukan dari Go-Jek tentang pendaftaran NPWP melalui fitur e-filling. Setelah itu, Kementerian Keuangan akan selalu berkoodinasi dengan Go-Jek mengenai apa saja hal yang berkaitan dengan sistem yang akan digunakan.

“Kita lihat saja, apakah itu jenis kerja sama yang dapat system by system yang telah terintegrasi atau gunakan cara lainnya. Saya akan menyerahkan urusan tersebut pada tim teknis. Saya tidak paham apakah datanya akan langsung diimpor atau sistemnya dapat langsung digunakan” ujar Sri Mulyani.

Pengamat perpajakan, Yustinus Prastowo dari Center for Indonesia Taxation Analysis mengatakan jika langkah yang dilakukan oleh Kementerian Keuangan yang memiliki rencana untuk menggandeng perusahaan penyedia aplikasi sarana transportasi online dalam membantu memberikan fasilitas layanan proses pembuatan NPWP atau SPT dinilai sebagai langkah yang terbaik.

Menurut Yustinus, dengan target dari penerimaan pajak yang cukup besar, Kemenkeu melalui Dirje Pajak memang harus lebih kreatif lagi dalam mencari potensi pajak yang baru. “Saya menilai jika ide ini sangat bagus. Meskipun yang kita tahu jika sudah ada ASP yang ditawarkan, namun melalui aplikasi transportasi online dapat memudahkan yang sudah sepatutnya pemerintah mendukung” ungkapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *